-->

Welcome!

I am Putra Podcaster Writer

View Work Contact me!

About Me

Podcasting
Writing
Parenting
Who am i

Putra.

Saya tertarik dengan dunia podcasting dan literasi

Saat ini saya sedang mengelolah sebuah podcast dengan judul "PAPA MUDA" dimana Papa Muda merupakan ruang bincang untuk membahas segala hal yang merumitkan pikiran saya sebagai seorang bapak-bapak beranak satu.

Saya pun sering kali menulis untuk menyelingi hari. Tulisan yang berhubungan dengan decision making, psikologi, behavioral economics atau masalah-masalah yang sedang marak di tengah Masyarakat.

Activities

Writing

Saya menulis beberapa buku seperti:Ketika langit sebiru yang kita kenal, risalah rindu dan fugue. Saya pun turut aktif dalam pengembangan budaya literasi dengan mendirikan sebuah komunitas dengan nama Blogger Kampus. berisikan diskusi, dan tukar pikiran untuk memacu setiap orang di dalamnya untuk membaca dan menulis lebih banyak tiap harinya

Podcasting

Papa Muda berisi masalah-masalah yang sering kali ditemui namun tidak banyak memiliki titik terang. Kesemuanya menggunakan pendekatan dalam ilmu psikologi, pembahasannya seperti parenting, psikologi kebahagian atau cara mendapatkan pasangan hidup yang tepat. Papa Muda bisa di akses melalui Spotify, google podcast atau apple podcast.

Self-Development

Pada beberapa kesempatan saya mendapatkan beberapa panggilan untuk mengisi materi pada pelatihan atau diskusi. Materi yang penah saya bawakan seeprti ilmu retorika, adversity quotient,mengenal potensi diri, kepemimpinan, training of trainer dan lain sebagainya

Parenting

Terakhir, kesibukan saya pun tiap harinya adalah menjadi ayah untuk seorang anak lucu berumur dua tahun. Pekerjaan ini tidak kalah menantangnya karena selain melibatkan pengalaman, namun juga melibatkan keilmuan yang tiap hari pula harus diasah. Membaca buku parenting seperti the danish way of parenting menjadi kebiasaan sebelum anak dua tahun ini bangun.

Our Blog

Ibu-ku adalah Televisi

Seorang anak terlahir dengan memanggil ibu pada sebuah kotak, yang manusia sebut televisi. Tiap hari anak itu menyusu banyak hal, kadang berita bohong, sinetron konyol atau permainan suami-istri. Ayah anak itu sekumpulan jejak yang meninggalkan bekas sesat di ruang tamu, kadang pula di kamar mandi lalu kemudian menghilang.
Seisi rumah baginya hanyalah kaleng kosong, tak memiliki arti. Sehingga televisi selalu menjadi ibu yang sepertinya baik, menawarkan susu yang sebetulnya anggur. Umur adalah hal yang tak bisa ia hitung karena anak itu lebih pandai berciuman dari pada menghitung. Teman baginya adalah tempat praktik, praktik segala hal yang diajarkan ibunya si televisi, kadang praktik bercerita bohong, praktik adegan sinetron dan juga tak lupa praktik permainan suami-istri.
Di sekolah ia tak banyak bertanya. Baginya bertanya adalah mengambil masalah. Namun ia ingat sebuah pertanyaan dari gurunya, karena hal itu ia dapat tepuk tangan satu kelas. Apa namanya membela bangsa ? Nasionalisme, si anak cepat menjawab. Apa namanya membela tanah air ? Patriotisme, si anak menjawab lebih cepat. Apa namanya membela agama ? Si anak diam mikir sejenak, lalu menjawab, Terorisme ibu guru. Seisi kelas tepuk tangan, termasuk ibu guru dengan bangga.

Contact Us

Phone :

-

Address :

Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

Email :

akhmad.saputra.syarif@gmail.com

Akhmad Saputra Syarif. Diberdayakan oleh Blogger.

Subscribe Us

Mengenai Saya

Foto saya
Saya suka makan mie instan intinya ,,,,

Sejarah Singkat Ilmu Pengetahuan

Sebagai penguasa, tanpa kehadiran Titans. Zeus melihat bumi menjadi surga yang kosong. Dititahkanlah Prometheus beserta saudaranya Epimetheu...

Pengikut

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Label

Subscribe Us

Subscribe Us

Subscribe Us